Beranda Minut Bupati Joune Ganda Pastikan Minut Siap Untuk Program WEFSRID

Bupati Joune Ganda Pastikan Minut Siap Untuk Program WEFSRID

0
Bupati Joune Ganda Pastikan Minut Siap Untuk Program WEFSRID

Penulis : Tommy Qribsss

JAKARTA,Sumberedaksi– Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mengadakan pertemuan penting dengan Dr. Restuary Daud, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, pada Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas inisiatif penguatan pembangunan daerah yang berfokus pada ketahanan pangan, air, dan energi. Kamis, (8/1/2026).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Joune menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk terlibat dalam program WEFSRID. Program ini dianggap sangat strategis untuk menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di wilayah setempat.

“Bagi kami, program WEFSRID sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Ketahanan pangan dan energi harus dikelola dengan baik dari hulu hingga hilir secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Joune Ganda.

Sebagai langkah awal, tahap implementasi WEFSRID di Minahasa Utara direncanakan mencakup area seluas 4.862 hektare yang tersebar di 42 desa. Lokasi-lokasi ini akan berfungsi sebagai basis bagi pengembangan pertanian dan peternakan yang terpadu.

Lebih lanjut, Bupati Joune menuturkan bahwa, “Hasil produksi dari program WEFSRID akan disinergikan dengan berbagai inisiatif pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Kebijakan Distribusi Makanan Pangan (KDMP). Dalam skema ini, KDMP akan berperan sebagai pusat penampungan hasil produksi, sementara SPPG akan mengelola pembelian produk-produk pertanian dan peternakan seperti beras, telur, daging ayam, serta sayur-sayuran,” Jelas Bupati Joune Ganda.

Lanjutnya, “Dengan pendekatan ini, diharapkan para petani dan pelaku usaha lokal tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas mereka, tetapi juga mendapatkan kepastian pasar sehingga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda

Dalam kesempatan itu, Bupati Joune didampingi Kepala Bappeda Minahasa Utara, Hanny Tambani, yang juga menjelaskan kesiapan perencanaan daerah dalam mendukung keberhasilan implementasi program WEFSRID.

Sebagai catatan, WEFSRID merupakan akronim dari Water, Energy, Food Security and Resilience in Indonesia’s Development. Ini adalah program yang berfokus pada penguatan ketahanan air, energi, dan pangan secara terpadu.

Melalui pendekatan WEFSRID ini, daerah didorong untuk mengelola sumber daya alam secara kolaboratif, agar sektor-sektor pertanian, peternakan, air, dan energi saling mendukung dan memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Dengan adanya kerjasama ini, harapannya Minahasa Utara bisa menjadi model pengembangan daerah yang sukses dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, air, dan energi. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi lokal tetapi juga untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. (Tommy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini