Penulis : Tommy Qribsss
MINUT,Sunberedaksi– Komitmen pemulihan ekosistem di wilayah lingkar tambang Minahasa Utara mendapat pengawalan ketat dari legislatif pusat. Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bersama Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, melakukan aksi nyata dengan menghijaukan kembali lahan eks galian tambang milik PT Meares Soputan Mining (MSM) di Likupang Timur.
Langkah kolaboratif ini dilakukan di sela kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI untuk mengevaluasi secara langsung realisasi reklamasi dan tata kelola lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan di wilayah tersebut.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menegaskan bahwa kehadiran dan keterlibatan langsung jajaran DPR RI menjadi legitimasi penting bagi daerah untuk terus mengawal isu-isu lingkungan. Terlebih, Likupang merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang kelestarian alamnya wajib dilindungi.
”Kami sangat mengapresiasi perhatian besar dari Ketua Komisi IV DPR RI terhadap ekosistem di Minahasa Utara. Gerakan penanaman pohon di lahan eks galian ini menjadi suntikan motivasi bagi pemerintah daerah untuk memastikan investasi industri tetap berjalan beriringan dengan kelestarian alam,” ujar Joune Ganda.
Di sisi lain, Titiek Soeharto memberikan catatan positif terhadap kepemimpinan Joune Ganda. Ia menilai Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara jeli dalam merajut kemitraan strategis dengan sektor swasta untuk menggerakkan perekonomian lokal, khususnya melalui sektor pariwisata dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Titiek, PT MSM selaku pelaku industri di daerah harus mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect), tidak hanya pada aspek ekonomi tetapi juga tanggung jawab ekologis.
”Kami melihat strategi Pak Bupati dalam merangkul pihak swasta seperti PT MSM untuk menyokong program daerah sudah berjalan baik. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan, di mana investasi industri besar mampu menyentuh kesejahteraan warga lokal secara langsung,” kata Titiek Soeharto.
Kunjungan kerja ini memformulasikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga keseimbangan tiga pilar utama di daerah: keberlanjutan aktivitas industri, pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, dan kewajiban mutlak menjaga ruang hidup demi masa depan lingkungan Minahasa Utara. (Tommy)