Penulis : Tommy Qribsss
MANADO,Sumberedaksi– Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulut belum terlaksana hingga Januari 2026. Kendati sempat dihebohkan akan terlaksana pada Desember 2025 lalu, agenda itu kembali tertunda.
Sementara itu dari diskusi internal pemilih, terdapat dua nama yang muncul yakni Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dan Tonny Hendrik Lasut (THL).
“Sekarang hampir semua DPD II yang merupakan voters dukung MEP. Karena apa harus MEP, karena secara politik MEP adalah wakil ketua DPRD Provinsi, yang menjadi mitra Gubernur. Ini potensi besar untuk menjaga kebesaran partai golkar ke depan,” ujar beberapa Ketua DPD II di Swissbell Hotel, Selasa (20/1/2026) malam.
Ketua Golkar Manado Michael Damopolii menambahkan, dukungan terhadap MEP karena Partai Golkar sebagai partai pemerintah, perlu dipimpin oleh figur yg bsa bersinergi baik dengan pemerintah daerah. Sebagaimana yang menjadi sikap resmi DPP partai golkar.
“Mika punya komunikasi baik dengan Gubernur, juga ketua umum Bahlil Lahadalia. Selaku kader partai di Daerah, hal ini yang kami butuhkan,” terangan Damopolii.
Michael menambahkan, figur Mika adalah figur yang merakyat, pelayan Tuhan, penatua remaja, juga tidak ekslusif. Hal ini menurutnya merupakan Kualifikasi pemimpin yang tepat untuk menjalankan roda konsolidasi partai di sulawesi utara.
“Mika itu figur paket komplit” pungkas Damopolii
Setelah hingga akhir Desember 2025 lalu, Musda Golkar Sulut belum dilaksanakan. Maka diperkirakan Akhir Januari atau awal Februari 2026 ini, Musda Golkar Sulut bakal bergulir.
Jika sebelumnya nama mantan Ketua Golkar Sulut yang tercatat Anggota DPR RI dari Dapil Sulut Tetty Paruntu akan dihadang Tonny Lasut di Musda Golkar Sulut.
Tapi kini kabar berkembang di DPP Golkar bahwa dua nama yang bakal bertarung merebut Beringin 1 Sulut yakni Michaela Elsiana Paruntu alias MEP yang tercatat Wakil Ketua DPRD Sulut dari Dapil Minsel dan Tonny Hendrik Lasut (THL) yang adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mitra.
MEP Vs THL makin memanas jelang Musda Golkar Sulut.
Hitung-hitungan voters di Musd Golkar Sulut, kedua kader terbaik Golkar Sulut ini punya kekuatan merata.
Kubu tim sukses MEP di Musda Golkar Sulut mengklaim jagoannya akan menang telak Musda Golkar. Bahkan sudah hampir semua ketua DPD II di kabupaten/kota sudah merapat bahkan menyatakan dukungan ke Mikha Paruntu untuk Ketua Golkar Sulut melanjutkan kepemimpinan kakaknya yakni Tetty Paruntu yang akrab dengan panggilan Ibu CEP sebagai Ketua Golkar Sulut.
“Peluang MEP aklamasi di Musda Golkar Sulut sangat besar dengan melihat arus dukungan akar rumput dan komunikasi terjalin di DPP,” ucap salah satu petinggi Golkar Sulut ini kepada Media.
Sementara di kubu Tim Sukses Tonny Lasut bahwa THL akan merebut jabatan Ketua Golkar Sulut.
“Sedangkan Tety saja Torang pe bos lawan, apalagi cuma Mika? Tunggu jo depe tanggal main”. tutur salah satu kader Golkar yang tak mau namanya dipublish.
Sementara di kalangan arus bawah partai Golkar nama MEP cukup harum. Bahkan hitungan di atas kertas plus kekuatan CEP menyatu ke MEP unggul dari Tonny Lasut.
Di sisi lain, pertarungan Ketua Golkar Sulut akan punya efek besar terhadap Musda Golkar di kabupaten/kota nantinya.
Di tempat terpisah Mika Paruntu (MEP) yang dimintai keterangan menyebutkan mengapresiasi dengan besar arus dukungan akur rumput yang mengalir kepadanya.
“Terimakasih saya apresiasi kepada mayoritas DPD 2 yang memberi surat dukungan, juga kepada ormas, dan sayap partai. Terimakasih. Kita tunggu arahan ketua umum, sebagai kader partai saya tertib tegak lurus atahan ketua umum Bahlil Lahadalia.” Tutup Mika