Penulis : Tommy Qribsss
MANADO,Sumberedaksi– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di Manado, Sulawesi Utara, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Dari pantauan di lapangan, antrean di SPBU ring road mengular mencapai sekitar 1 km. Begitu pula dengan SPBU di Tikala, antrean mencapai sekitar 500 meter yang terbagi dua lajur, yakni lajur kendaraan roda empat dan roda dua.
Seorang pengendara ojek online, Fikri Sinaulan (45), mengaku mengalami kerugian karena waktu yang seharusnya digunakan untuk mencari penumpang justru tersita untuk mengantre BBM sejak pagi hari
Dia pun berharap pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi antrean Pertalite di SPBU Manado. “Saya sebagai ojek online sangat terganggu dengan antrean yang panjang ini karena pendapatan perhari pasti berkurang,” ujarnya saat mengantre BBM di SPBU Ring Road, Jumat (16/10/2026) pagi.
Bahkan, saking langkanya, di pedagang eceran pun sulit ditemui. Semisal ada, penjual pertalite eceran turut mengambil untung dengan menaikkan harga secara sepihak. Di beberapa pedangang eceran, harga 1 liter pertalite ada yang dijual Rp 15.000-20.000, sedangkan 1,5 liter dijual Rp 25.000-30.000.
Hal senada juga diungkapkan oleh Lucky (30), seorang pegemudi ojek online lainnya. “Sudah sejak subuh mengantre dan belum ada pergerakan sama sekali, katanga singkat. (Tommy)